Saturday, 28 January 2017

2017's targets


Annyeong!
Postingan pertama di 2017. Haha. Hiatus hampir dua bulan sodara! Sebagai blogger saya merasa gagal. Gak juga sih. Haha. Tapi emang disayangkan karena gue ngoblog hanya karena ingin, jadinya gak konsisten. Ketidakkonsistenan ini bisa gue salahkan ke pihak kedua, ketiga dll kan ya?
Pertama, bahan blog gue menumpuk dari yang nyata terjadi sampai imajinasi. Ibaratnya kalah sebelum berperang. Udah nyerah duluan. *Dasar lemah, dasar payah, dasar blogger abal2*
Kedua, gue merasa terpuruk dan terkhianati karena setelah kena mantra Winner, tiba-tiba aja Namtae keluar. Bagi gue, Winner itu ibarat kue lumpur surga di antara kue2 lainnya: apam, untuk, paes, gogodoh dll. So tasty, sweet, dan elegant. Dan ketika satu kombinasi luar biasa itu sudah tidak lengkap, gue merasa lebih sakit hati dari SM yang ditinggal JYJ. 
Ketiga, Yes, gue emang lagi males aja. Hah. 
Lumpur surga aja udah sangat amat lezat! Apalagi Winner makan lumpur surga? *apaan sih?*
Ah, sudahlah. Paling gak gue berharap postingan pertama ini bisa menjadi comeback gue ke dunia blog. 
Dan di kesempatan indah di pagi yang mendung hujan rintik-rintik ini, hati gue terbelah antara pengen curhat sama menuliskan target di 2017. Hiaa, target... Gue sengaja gak pake resolusi. Takutnya resolusi hanya sekadar wacana. Harapan gak penting gue adalah dengan menggantinya menjadi target bisa lebih mudah diwujudkan dan juga gue mau mengganti strategi. Gue akan membuat target yang gak melibatkan orang lain kayak nikah. I mean, let GOD decides that for me. Gue ingin semakin meyakini bahwa jodoh dan nikah adalah rejeki yang sudah dijamin oleh Allah SWT. Im really in trouble jika jodoh dan nikah adalah rejeki karena usaha. Im really very bad at that. Please, GOD chooses someone for me. Amiin.
Okeh! Mari kita buat target 2017. 
Pertama. Do GM's diet once in a month till December 2017! Dan di bulan pertama diet GM: Januari, GM gue udah awut2an. Hari pertama sukses makan buah doang, hari kedua makan sayur doang tapi melibatkan santan. Huaah! Bener2 minta digampar. Hari ketiga bertebaran cheating di mana-mana. Yah, meski agak sangsi gue lagi-lagi memegang erat hastag #menujulangsing2017 #50please dengan gagah berani
#menujuleebooyoung2017
Kedua. Target kedua berkaitan dengan target kedua #menujulangsing2017, yaitu rutin berolahraga. Hampir 1,5 tahun ini tingkat berkeringat gue sangat amat payah. Akibatnya hormon endorfin gue murni dari SJ dan Winner doang *yes, sekarang winner menjadi pendamping SJ dalam hidup gue**silakan huu saya*. Olahraga yang murah dan tinggal gerak adalah lompat tali sama jogging. Cuma ya itu, tinggal gerak gak keluar duit aja gue terlalu malas. Huff. Tapi, Jangan menyerah! Pokoknya pasang target dulu.
Untuk lompat tali di depan kos gue masih trauma karena dulu baru 2 lompatan aja udah didatengi piaraan ibu kos: si guk guk ranger
Pernah kuat keliling desa, sekarang walahualam
Satu lagi olahraga inceran gue: dance ala-ala boy/girl group! Zumba sama pilates boleh juga. Arrg! Kebanyakan cara dan gak ada satu pun yang gue lakuin. Bahkan sit up menjelang tidur ato pagi hari aja susah gue lakuin. Saat ini yang gue salahin adalah gak ada tempat private karena gue lagi syuting Roomate, ntar coba kalo gue udah mulai syuting I Live Alone akankah alasan gak ada tempat private masih muncul. Awas aje kalo masih alesan dan hastag idaman itu gak juga terpenuhi! *ini ancaman pada diri sendiri*.

Ajak noona goyang dek!
Ketiga. Gue ingin lebih banyak membaca buku! Sebagai guru Sosiologi dan juga nyambi sebagai guru PPKn, sangat ceroboh banget kalo gue gak suka baca, ato minimal dalam aktivitas membaca. Gak lucu kalo gue plonga-plongo doang pas ditanya siswa. Gue baca sih, baca webtoon, baca translate update-an di ig ato twitter SJ sama Winner. Emang gak ada kaitannya sama kerjaan gue sih.
Apalagi ditemani duo oppa ini makin seronok!!
Keempat. Bisa nulis aksara Jawa sama Hangul. Ini target dari kapaan sodaraaa?? Embuh lah. Tapi kalo gak dicantumin, gue merasa ada yang hilang. Semacam kehilangan daging yang  nyelip di gigi. Perumpamaan yang jaka sembung.
Merasa gagal sebagai orang Jawa
Merasa terancam kalo gak bisa hangul

Kelima. Bisa berinvestasi. Investasi paling aman itu di rumah sama emas. Menurut ilmu comat2 sana sini dan juga sesuai dengan kondisi gue. Kalo rumah kurang lebih 1 juta/bulan. 
Mauk pake banget!
Mauk jugak! Haha
Keenam. Bisa nabung buat ke nonton konser/Korea. Hyyuh, gaji gue udah kepotong sana sini. Kalo pake nabung buat ngonser ato ke korea, bisa gue jamin jatah buat beli choki-choki gak ada lagi.Untuk saat ini, pilihan gue cenderung ke korea aja. Gak pake ngonser2an. Plot gue adalah: ke Korea. Jalan2 di Gangnam sambil njilat2 es krim, nglamuti odeng atau menghabiskan ttopoki penuh napsu dan Tadaaa ada member SJ bernama Kyuhyun melongo jatuh cinta pada pandangan pertama pada gue dan tentu saja gue dapet tiket konser mereka! #khalayantingkattinggi
Berasa ada pengen2nya gitu kalo liat
Salah satu daya tarik korea. Satui street food gak kalah sih
Kesayangan nomor 1
Kesayangan nomor 2
Cieee, mirip ih kostumnyaaa!! Sengaja biar aku makin cinta? Iya kaan?
Ketujuh. Bisa nyetir! Ini jelas biar kalo pas liburan gak nelangsa karena gak ada motor buat jalan. 
Segitu dulu deh targetnya. Kalo tercapai semua Alhamdulillah pake banget!

Friday, 25 November 2016

Empty. Kosong.

My reflection in the mirror
Is so empty, as if there’s nothing there
I walk alone on the street
But this empty street feels so empty
Da ra dat dat dat dat dat dat
Baby don’t worry
After waking up from the dream that was you
This morning of reality feels so empty
As I face the morning, I realize once again
What wakes me up is not you but an alarm bell
Why is this damn bed so big?
In my vast desert of a heart, only a cold wind blows
I’m an empty shell, a coward without you
People around me look at me with pity
It kills me, no what a day
Before starting my day, without thinking I saw…
My reflection in the mirror
(There’s no smile on my face)
Is so empty, as if there’s nothing there
I walk alone on the street
But this empty street feels so empty
(It’s quiet just like my heart)
Da ra dat dat dat dat dat dat
Baby don’t worry
After waking up from the dream that was you
This morning of reality feels so empty
(My heart feels so empty)
It’s over, my love
Where are you?
Now we are just a memory
I was happy, don’t forget me, let’s meet again
Good days and sad days
Hard days and happy days
Now it becomes memories of the past
The me and you of the past are now over
It’s like I came back to reality
My reason to live is gone, my head is complicated
When I open my eyes in the morning, my heart feels empty
I feel the emptiness, just like I did before I met you
My reflection in the mirror
(There’s no smile on my face)
Is so empty, as if there’s nothing there
I walk alone on the street
But this empty street feels so empty
(It’s quiet just like my heart)
Da ra dat dat dat dat dat dat
Baby don’t worry
After waking up from the dream that was you
This morning of reality feels so empty
(My heart feels so empty)
It’s over, my love
Where are you?
Now we are just a memory
I was happy, don’t forget me, let’s meet again
You still flicker before me when I close my eyes
But I’ll feel less and less as time goes by
I don’t regret it, I’m just a bit sad
I don’t miss you, I just long for you
I’m more and more afraid because I’m not like myself before
(There’s no smile on my face)
I’m scared to see myself getting weaker
(It’s quiet just like my heart)
Without you, even the air around me is heavy
(Da ra da ra ra ra ra dat)
After waking up from the dream that was you
This morning of reality
It’s over (it’s over)
My love, where are you? (Where are you?)
Now we are
Just a memory, I was happy (I was happy)
Don’t forget me (don’t forget me)
Let’s meet again

ije urin
chueogi dwaetjyo haengbokhaesseoyo (haengbokhaesseoyo)
itji marayo (itji marayo)
dasi mannayo
Now we are
Just a memory, I was happy (I was happy)
Don’t forget me (don’t forget me)
Let’s meet again

Dasi mannayo, WINNER-ah...
#winner #seungyoon #mino #jinwoo #seunghoon #namtaehyun 

Saturday, 12 November 2016

Prajab oh Prajab

Ibarat wamil bagi orang Korea, prajab adalah hal yang wajib dilaksanaken bagi seorang ASN. Setelah setaon lebih deg2an nunggu panggilan sayang dari BKD, akhirnya pada bulan Agustus dari tanggal 21 sampai 8 September 2016 gue dan para ASN kelahiran antara 88-90 dipanggil untuk wamil eh prajab. Enggak semengerikan wamil sih yang sampai 2 tahun. 16 hari aja gue udah berasa bagaikan butiran debu, apalagi 2 tahun. Prajab model baru sekarang lebih asoy! Kitorang gak lagi cuma duduk, dengar, ngantuk. Tapi ada dua sesi. Haha, sesi. Kayak foto. Sesi pertama namanya incampus. Kita belajar di kelas dari pagi sampai malam. Plus dengan berbagai ritual yang ngegemesin  banget, tapi juga menjadi salah satu pengalaman indah :)
Selamat dataaaang di Bandiklatda Kalsel Ambulung!!!
Sama seperti yang pada wamil, tampang boleh gahar, baju seragam gagah tapi pasang foto Seolhyun di lokernya *iye, gue nyiyirin elo Lee Seunggi*. Dasar lemah! Tapi gue juga! Haha. Gue selalu bersandar pada Oppa kalo lagi butek pikiran gara-gara bosen di kelas atau jiwa rusuh karena mikir rancangan aktualisasi. Oppa bagai oase yang menenangkan hati! Haha. Lebaai!
Prajab. Pra Jabatan. Salah satu syarat untuk menjadi ASN yang sesungguhnya! Menjadi abdi masyarakat yang melayani dengan gaji 100%! Yeey! It must be L.O.V.E 100% sure of that!!! Prajab sekarang kata panitia di Bandiklatda merupakan gaya baru. Terdiri atas kegiatan in campus dan off campus. In campus kegiatannya semacam kuliah dengan dipandu oleh pengasuh dari TNI AD. Yes, gue juga udah deg2an, jangan2 pengasuhnya Kapten Yoo dan Sersan Seo! Gue udah bersiap pingsan teman2! Haha.  Yang kegiatan off campus dilaksanakan di tempat kerja masing-masing (SKPD) untuk melaksanakan rancangan aktualisasi dimana gue jelas kembali ke SMEnt, eh, SMA. Abis itu baru kembali lagi untuk melaporkan kegiatan aktualisasi. Ribet nan nganggenin dah.
Prajab diawali dengan panggilan sayang dari BKD untuk pembekalan. Setelah pembekalan di BKD Tanbu, kita dianter pake bus ke Bandiklatda Kalsel. Soo sweet emang pemkab Tanbu ini. Mereka memastiken kami nyampe di Banjar dengan selamat. Gak ada yang mampir2 mol dulu. 
Dianter pake bis broo!!! Berasa rombongan artis yang mau tur di Banjar
Nyampe di Banjar baru lanjut registrasi dan pembukaan. Di sinilah pertama kali deg2an gue gak terwujud. Pengasuh memang dari TNI AD, tapi yang ngasuh bukan Kapten Yoo sama Sersan Seo. Ada Pak Rifai dan Pak Heri. Gemees gemees deh sama Pak Rifai. Banyak kata-kata lucu yang keluar akibat kegemesan beliau sama angkatan kami. Ya, transmigran lah. Ya babatliut lah. Yaa angkatan jelas lah. Gemees pokoknya!
Suasana tegang ketika ambulung diserbu para CASN tidak berbeda dengan suasana gempa URK *eaaa*
Setelah gladi resik pembukaan dan lanjut pembukaan lanjut bagi kamar di mana gue sama rara kembali bersatu di kamar asrama baru, gak lagi di barak masa-masa prajab pun dimulai!
Baris! Bahkan jalan juga musti baris! Jangan kayak orang transmigran. Demikian kata Pak Rifai
Dan entah takdir apa yang mengikuti gue sama rara. Kita bisa jadi roommate! Too good to be true but that was true!!! Haha. Jadilah kami roomate yang menggila, meracau, dan tak terpisahkan. 
Kealayan pertama
Kegiatan prajab pagi hari diawali dengan ritual mandi menjelang azan subuh. Persiapan senam atau upacara sipil alias PBB. Di prajab gak ada yang namanya lelet, semua ppali ppali! Cepat! Cepat! Termasuk salat *maafkan akuh ya Allah*. Begitu ayat pertama azan terdengar, gue udah takbir. Jadi selesai azan selesai pula salatnya. *Jangan ditiru*
Setelah senam atau PBB, saatnya ganti baju persiapan makan dan belajar di kelas. Berhubung gue gak napsu moto2, foto dari berbagai sumber yang gue pake, termasuk meme dari pengasuh. Haha.Sebelum makan musti apel dolo. Ini juga ibarat maju ke medan perang! Susah bener ngapalin urutan apel pagi. Puyeng akibat kelakoan siswa mah gak ada apa2nya dibanding ngapalin urutan apel pagi. Apalagi petugasnya musti ganti terus.

Yang namanya orang banyak kalo makan freestyle alias bebas bisa2 bubar. Makanya ada yang namanya makan komando. Ada aturannya bro! Uiih, serasa prajurit! Kalo soal tata tertib dari yang "Selamat makan" sampai "terima kasih" mah gak papa. Yang agak2 bikin merinding itu yang apel persiapan makan.
Jangan cuma ngapalin lirik aja! Apalin noh laporan saat mau makan
Setelah makan, peserta prajab ke kelas. Ini juga perlu laporan kepada widyaiswara. Seperti kuliah, kami mendengarkan penjelasan dari widyaiswara mengenai ANEKA:Akuntabilitas. Nasionalisme. Etika Publik. Komitmen Mutu. Anti Korupsi. Intinya menjadi ASN yang profesional dan melayani masyarakat. Salah satu kegiatan yang dilakukan demi mewujudkan ASN yang profesional, kita merancang kegiatan aktualisasi dengan menerapkan nilai-nilai ANEKA. Ya, gimana biar jadi guru yang ber-ANEKA.
Merancang aktualisasi yang ber-ANEKA
Kegiatan lain yang juga tidak kalah penting adalah foto! Buat sertipikatnya. Musti dress up dengan sekece2nya!
Budayakan antri!
Tadaaa! Hasilnya lumayan rapih! Sukak!
Gak ada Kapten Yoo, sama pak Heri saja. Tapi maluuuu
Di kelas, gue sempet menangkap personal talent *ciee* temen. Doi jiwa seninya tinggi dan sama sekali gak cocok cuma dengerin materi ANEKA sambil duduk manis. Gak bisa! Alhasil doi suka grafiti2 gitu. 
Sukak!
Kebaikan doi gue balas dengan menendang kursinya kalo doi ngantuk! Baik kan gue? 
Kegiatan malam juga ndak kalah serunya. Kita ada waktu belajar mandiri. Kalo siang gak boleh pegang hape saat di kelas, saat belajar mandiri boleh pegang hape. Yang gak boleh pegang parang. 
Baju putih kita ganti dengan batik. Biar lestari dan nasionalis abis
Belajar mandiri=meresume. Tulisan cakar ayamku yang berharga
Kata pak pengasuh, kalo kami bisa ngapalin lirik lagunya Kyuhyun yang baru kita mau diajak jalan2, keluar dari ambulung. Haha. Selain senam dan PBB kami juga diajak jalan2 santai keluar. 
Poto posisi kayang gak jelas
Banyak hal yang menarik terjadi saat prajab. Dari yang setengah mati ngapalin mars Korpri, bikin yel2 sampai pada inspeksi kamar. 
what a mess
Ranjang gue rapi. Ranjang Rara tu ancur
Ini waktu mau pulang! Mayan rapi
Ini ancur banget. Soalnya ini di asrama lama. Saku kamar lima orang.

Asrama lama satu kamar ada lima ranjang
Untuk kedatangan peserta prajab yang kedua, gue gak lagi menempati asrama baru karena asrama baru dipakai peserta prajab berikutnya. Daan setelah berngantuk2 ria dengan materi ANEKA, saatnya kami seminar rancangan aktualisasi. 
Mirip suasana debut setelah masa trainning yang melelahkan
Setelah aktualisasi selama kurang lebih 10 hari, kami kembali lagi. Ih, jadi pengen bilang,"Guess who's back? Peserta Prajab imnidaaaa". Soo, mari seminar laporan aktualisasi!!
Laporan siap!
Suasana menjelang seminar
 
Gak akan ada lagi saat2 seperti ini
Seminar laporaaan! Nervousnya sama kali ya dengan anak2 Winner waktu di Who's Next?
Makaaan dengan lahab abis seminar
Dan akhirnya saatnya penutupan dan malam keakraban. 
Bersiap penutupan
Sempetin swafoto sebelum penutupan
Foto lagi pas malam keakraban
Cekreek lagi sodaraaa

Gelaaap ih
Tariiik maaang
Meski gue merasa prajab ini ada yang kurang, gue merasa bersyukur bisa mengalaminya, bersama angkatan XXIX. 
Angkatan XXIX Babatliut aka angkatan jelas
Dan tibalah saat berpisah. Pusing, ketawa, ngantuk, laper, kenyang, bosan jadi satu. Gue gak begitu yang aktif ato menjadi mood maker di prajab. Gue cenderung yang biasa2 saja. Cenderung minta digampar. Haha. Saranghamidaaaa semuaa :)
Bye ID bye
Sebenarnya masih banyak yang pengen gue share. Tapi karena kesibukan. Ntar disambung lagi. Ibarat drama, tungguin BTS-nya yaa..hahaha