Showing posts with label liburan. Show all posts
Showing posts with label liburan. Show all posts

Friday, 18 August 2017

Libur Lebaran 2017

Assalamualaikum!
Selamat pagi dan salam sejahtera untuk kita semuaaa...
Hari yang bersejarah karena lagi2 gw baru bisa, em, tergerak lebih tepatnya untuk memposting hal baru di blog yang demen gw ganti2 namanya. Hehe. 
Kali ini gw akan bercerita mengenai libur lebaran 2017. Sepertinya gw masih konsisten dengan tema yang sama tiap tahunnya. Libur semester 1 dan libur akhir semester 2 yang berbarengan dengan libur lebaran. 
But, first of all, allow me to say:
Selamat Lebaran 2017
  Mohon Maaf Lahir dan Batin
Ucapannya emang telat, tapi semangatnya tetap sama kok sodara2. Semangat liburan lebaran maksudnya. Lebaran 2018 masih lama ya? Hahaha. Baru juga Agustus, belom ke Desember sis ae!
Libur lebaran kemarin gw fokuskan ke area lokal, em, maksudnya kebanyakan stay di rumah. Menikmati quality time bersama rumah dan seisinya. Haha. Gak banyak maen kok, gak banyak jalan. Tapi tetep banyak belanja yang bermanfaat tentunya, misalnya sepatu olahraga, tas buat jalan. Semuanya emang gue butuhken, bukan karena nafsu angkara hedonis. Penjelasan yang bisa didebat. Haha.
Gw juga sudah gak banyak acara buka bersama di luar. Gw udah bertekad menghindari bukber, kalaupun ada gw milihnya yang tempatnya deket sama rumah. Jadi begitu bedug langsung makan trus pulang. Seperti acara bukbernya pemuda-pemudi karang taruna.
Merasa unyu difoto dari belakang.

Setelah sesi foto langsung kabur
Bukannya gak suka kegiatan kumpul2, cuma bukber tidak cocok buat gw. Prinsipnya, Bukber boleh ditinggalkan, Silaturahmi jangan. Acara yang gak boleh ditinggalkan dalam rangkaian libur lebaran adalah kumpul2 di tempat pakde. Kali ini di rumah Pakde Wanto, Kakungnya Sifa, Farhan, dan  Aiko.
Hey, Cho, gak mau ikut desak2an di situ??
Rame ih kemarin. Jadi di rumah Pakde Wanto total ada 4 kepala keluarga sekarang. Kepala Keluarga 1 dikepalai oleh Pakde Wanto, kepala keluarga 2 dikepalai oleh Mas Mamad, kepala keluarga 3 dikepalai oleh Mas Dedi, dan kepala keluarga 4 dikepalai Mas Martin. Ramenya udah bisa gue bayangin. In meanwhile, kepala keluarga di keluarga gw kok masih istiqomah satu aja ya? Kapan nih tambah? Haha. Salah nih, kenapa tanya ke pemirsaa? Tanya sama diri sendiri sis ae. 
Agenda selanjutnya setelah kumpul keluarga adalah jeng2! Jalan2 men! Agenda pertama adalah sekte persepupuan. Maen ke yang dekat2 aja, ke SKE Jogja. Naik Cakramanggilingan, numpang foto2 udah deh lanjut makan. Iya, gitu doang. Mau liat yang Lightfest belum bisa karena masih siang. 







Suka! Suka main ke SKE! Ih, sayang gak sempat foto sendirian dengan latar cakramanggilingan. Biar couple-an sama maetamong gitu *dikeplak ChoKyu*. 
Abis berpanas2 ria di SKE, makanlah kita ke Dae Jang Geum. Merasakan kembali sensasi makan ala2 Korea. 


Puas jalan2 jogja, emm, belum sih. Gw belom solo traveller ke Jogja. Enjoy Jogja sendirian kayaknya perlu dicoba. Entar deh liburan yang akan datang. Enjoy Jogja apa Enjot Mol Jogja? Entah..hahaha
Dan selanjutnya adalah agenda ketemu sama Mbak Fina dan tentu saja Saenah. Kalo sama mbak fina jelas gak bisa jauh2, cukup di Klaten. Makan dan ngobrol tidak penting tapi terselip kata2 bijak cenderung pedes mbak fina. 
Fokus dengan hape, mencoba mencari informasi situasi terkini Bursa Efek Jakarta sementara Hayu fokus dengan arahan mamanya untuk bergaya
Kalo sama Saenah, agenda kita masih tetap sama. Jalan ke Mol, nongkrong di Tong Ji, karaoke, terakhir makan. Tari udah ultimatum, gak mau lagi mol2an. Doi udah muak sama agenda yang monoton gak kreatif itu. Oke! Call! Kita akan nabung, maen ke tempat wisata entah mana! 
Mash tetap di-huuu-in saat memilih lagu korea. #Akukuat
Dengan gaya macem ini, gw jadi malu ngaku sama umur
Nunggu Wiwid di tempat favorit nan murah
Dan kegiatan terakhir jeng2 adalah sama Mpit. Kita ke Sunmor dan diakhiri makan.Kita sepakat pake baju couple yang mana membuat gw rendah diri. Konsep couple2an itu bikin gw geli2 gimana gitu. I felt you, adik2 girlband.

 
Yah, begitulah kegiatan libur lebaran kemarin. Masih monoton tapi tetep gw syukuri dan rindukan. Semoga masih terus bertemu kalian. Dan juga mensyukuri apapun karunia Allah SWT. Amin.
Last...
I'm still waiting
 

Saturday, 18 February 2017

Liburan 2016 #3

Akhirnya sudi juga ngeblog lagi di Minggu yang lempeng kayak biasanya. Kalo diibaratkan idol, gue baru tiga kali comeback alias liburan semenjak kerja di Kalimantan. Dan entah mengepa liburan ke #3 ini tidak seperti liburan yang sebelum-sebelumnya. I still excited tapi losing Mbak Lis membuatnya berbeda. 
Adi Sucipto masih menyambut dengan gegap gempita. Apalagi menjelang Natal. Mata kita akan memastikan bahwa benar ini sudah liburan. Kepulangan gue untuk liburan masih lewat Jogja. Tapi, ketika balik ke Kalimantan gue udah mantab memilih lewat Adi Sumarmo. Bye Jogja Bye. Tiket elo sudah gak sesuai dengan misi nawacita gue. Dikit selisihnya sih, kalo via Jogja biasanya 700an, kalo lewat Solo 600-an. Tapi karena kalo lewat Solo relatif lebih dekat ya pilih Solo aja. 
Dan edannya, akhir2 ini gue sudah terhantui sama mudik! Aneh lah mimpi2 gue: ada yang gue tiba2 kaget kenapa sudah sampai rumah dan inget kalo masih harus ngajar 3 jam pelajaran di kelas IPA! Ada juga yang gue panik sampe tereak2 gak penting ketika menyadari ketinggalan pesawat! Ini bukan lagi cobaan atau ujian. Ini adalah konspirasi otak gue biar gue idup gak tenang di Satui. Otak gue minta asupan capcin dan juga pentol telor sepertinya!
Dongdaemun juseyo, Rusa-yaaa
Agenda pertama yang sudah menunggu adalah maen bareng Monsters. Saat itu waktu gue ditanya apa mau ke Magelang nengok mbak Lis, gue cuma bisa diem. Gue gak tau musti bereaksi apa. Gue pengen, gue mau tapi ada rasa belum siap. Sampai akhirnya kita ke Manding karena Afik pengen nyari sepatu. Dan khas kita banget, kita menghabiskan banyak bensin dan waktu di jalan karena gak tahu Manding itu mana!Dan mantabnya sampe sana gak dapet apapun!
Setelah lelah protes dalam hati kenapa ada dompet kulit bagus tapi dengan merk Kickers tertera gede banget, kita melanjutkan perjalanan ke Mak Semarangan. No mall at that moment. No singing also. And no Mbak Lis.
Manding Street drink: Es Krim Cincau yang sejatinya bukan es krim tapi santen beku!
Tempatnya oke juga
Everything change. Entah karena ada faktor ketidakadanya Mbak Lis atau gak, since past holiday i feel different. My heart change. I have no passion with them anymore. I have no affection anymore. I have no desire to ask or chat with them. Entah kenapa. Apakah karena aku merasa diabaikan mengenai pendapat soal kado pernikahan Beka? Tapi itu adalah masalah kecil! Sama sekali bukan hal yang patut menjadi penyebab perubahan itu!Sampai detik ini, gue masih bertanya2. Apa yang terjadi?? I keep on asking. Apakah karena gue merasa sudah gak saatnya membicarakan masalah makanan, kuliner, maen lagi? Tapi bukannya gue masih juga membicarakan mengenai kdrama? kpop? Masalah remeh temeh serpihan peyek gak penting? Apa salah mereka sebenarnya? Apa ada virus yang masuk ke hati dan otak gue yang ngebuat gue tiba2 jadi orang asing yang teralienasi. Merasa tidak ada koneksi dengan mereka. Orang2 yang selama 10 tahun ini gue merasa sangat bersemangat untuk menghabiskan waktu bersama? Sekarang, jangankan menghabiskan waktu bersama, untuk sekadar chat aja gue merasa hampa...
I miss the past day. When u with me, mbak Lis..I'll try my best to keep our line, mbak. I don't know how to get there, but i will...
 
Scedule yang gak boleh terlewatkan juga adalah meet the kids! Aira, Sifa, Hayu. I always enjoy time with kids. They're so adorable. Gue suka sekali ngrecoki bocah2 yang beli di warung ibuk. Semacam bandal chingu lokal. Haha. Dan Sifa, tu bocah udah beda. Gue antara merasa sakit hati dan juga aneh karena Sifa agak2 yang menolak gue. Ini juga karena gue sendiri sih. Gue kena virus lagi. *blame on virus*
Manhi mokgo Aira-ya, Faiz-ya
Dan akhirnya ketemu Saenah lagi juga!  Minus Laras karena abis melahirkan. Pertemanan ini unik. Gue merasa ada sedikit diskriminasi kalo menyangkut Laras. Semacam gak papa gak ada Laras asal ada yang lain! Iya, gue mempraktikkan bullying *Maafkan kami, Ras. Kapan hari kami akan mengunjungimu* Saenah tidak selalu chat, bahkan kami kadang gak selalu peduli satu sama lain. Kami gak selalu ada untuk satu sama lain. Tapi kami selalu berusaha ketemu ketika liburan. Entah persahabatan macam apa ini...
Kelompok mak2 sepreempat baya
Last scedule adalah sama Mbak Fina. Kami ke Amplaz. Makan di Seorae dan nyari sesuatu di Gramedia. Kami mau merasakan sensasi grill2an dalam aura harga yang mahal. Terakhir datang ke sana gue merasa cocok banget sama galbi-nya Seorae. Tapi kok pas sama Mbak Fina gue merasa daging sapinya cenderung mirip sate kere di rumah sih? Lemak semuaa! Heol!
Daaan, ngemol juga sama keluarga. Mampir doang sih. Cuma nyariin Pepero sama Samyang. Mau nyari gokujang tapi kok mengandung alkohol ya. Gue sudah mabuk dengan pergerakan Kyuhyun dan juga member Winner, gak perlu mabuk2an dengan gokujang. 
Swafoto di ban berjalan
Naah, kan. Gue merasa gak banget dengan update-an ini. Semacam sesuatu yang dipaksakan. Gak all out. Ya biar lah timbang gue numpuk ini semua di otak. Mending curhat di sini. 
Sekarang dan kelak. Entah gimana kondisinya. Gue pengen blog ini menjadi semacam terapi bagi gue. Gue yang gak suka dengan banyak drama tapi butuh k-drama. Gue yang gak suka ngobrol tapi kadang merasa kesepian kalo diem terus. Gue bikin blog untuk gue sendiri yang jelas menyiratkan keegoisan gue. Gue gak mau berbagi. Seems like i like alone but i hate being lonely. 


Saturday, 23 July 2016

Mudik 2016: happy happy happy!

Selamat Hari Raya Idul Fitri semuanyaaa *masih syawal kan ya?*
Terakhir update blog itu tanggal 15 Mei dan sekarang tanggal 24 Juli. Well, saya hiatus selama hampir dua bulan lebih! Maaf lahir batin ya teman-teman *sungkem*. 
Yaa, begitulah. Kalau kehidupan gue lagi oke2nya, gue gak tertarik untuk curhat alay sok merana ngeblog . Gue lebih tertarik melakukan beberapa hal di bawah ini:
1. Ngecengin mendata siswa baru *PPDB 2016*.
2. Ngecek harga tiket mudik yang-meski-harganya-masih-belum-mengalahkan -waktu-gue-balik-dari-tes-narkoba-tetep-aja-bikin-batin-dan-kantong-menjerit.
3. Nyumpah-nyumpah Berhore-hore gara-gara musti pelatihan kurikulum 2013 sebelum bisa mudik.
4. Nendangi eh, melayani para krucil yang beli petasan banting di toko emak. 
5. Ngecengi penjual kepel dan martabak. 
6. Memenuhi undangan meet up2-an dengan kolega. Em, tepatnya berhepi2 hore2.
7. Menengok parade ponakan yang secara membabi-buta lahir barengan di mana menyebabkan imo-nya ini kelimpungan nyari samchoon oleh2 untuk dibawa berkunjung. 
Ketujuh  macam kegiatan itu sudah cukup membuat waktu 2 bulanan belakangan lebih semarak dan tau-tau aja udah kembali bertugas ke Satui tercinta *Yihaaaaasem*. 

PPDB dan Pelatihan Kurikulum 2013

Secara tidak terduga gue dan teman menjadi panitia PPDB. Biasanya yang menjadi panitia adalah yang sudah senior, jadi gue merasa aman dari keharusan stay di sekolah sampai detik terakhir awal liburan. Maksudnya gue gak harus nunggu PPDB, langsung ngacir aja. Namun, langit berkata lain *baah*, gue jadi panitia PPDB. Artinya, impian muluk2 gue untuk cabut duluan ambyar seketika #akurapopo #itsokaygwencana
Okeh! Lets do that! Lumayan seru juga ternyata menjadi panitia PPDB. Kita bisa menemukan berbagai bakat oke, misalnya kita panitia yang sangat amat mengandalkan kalkulator melongo seketika pas ada siswa yang menghitung tanpa kalkulator. Ceritanya kita melakukan verifikasi nilai yang mereka masukkan dengan cara menghitung ulang.
Gak rugi jadi panitia PPDB meski gak bisa ngawas ulangan akhir semester 2, gue bisa nyetel yutub dengan semena2 *SUJU KRY~Phonograph~. Dengan songongnya gue lempar pandangan sadis ke siswa yang protes! *laporin ke polisi*. 
Selesai PPDB dan tentu saja pembagian raport, meluncurlah beberapa guru, termasuk gue untuk menerima pelatihan kurikulum 2013 ke Banjar. Tempat pelatihan gue paling oke boo! Kalo ada yang mandi pake selang, gue pake bath up sama shower bo! Mantaap gak? Pokoknya sip banget.
Tetep cekrek2an di akhir pelatihan
Rampung pelatihan, hawa-hawa yang ada hanyalah kegembiraan! KEBAHAGIAAN YANG SEJATI! TIADA DUANYA! *lebai jalan terus*. Selain karena sudah memasuki masa liburan juga karena adanya salam tempel dari panitia pelatihan. Mantab sekali pemerintah ini, kita udah dikasih ilmu juga dikasih sangu sayang tu sangu udah amblas aja meski baru seminggu di rumah

Amplaz is the first!

Entah apa yang ada di pikiran gue dan Damar. Setiap kali gue dijemput Damar, ketika muncul pertanyaan akibat perut yang laper pilihan pertama selalu makan di Ambarukmo Plaza. Gue bukannya sok kaya macem seleb yang makan aja musti di mol, tapi entah. Serasa ada bisikan di luar kekuasaan kami yang menuntun ke Amplaz *alasan gak mutu*. 
Kali ini kami ke Seorae yang ada di lantai 3 Amplaz. Gue tetep aja pengen foto bareng standee Kapten Yoo meski kerap menghindari percakapan soal DOTS *dasar double standard!*.
 
Kapten Yoo so sweet banget sih? Btw, SUDAH BERAPA SEPATU CEWEK YANG KAU TALI KAN HEH KAP??
Seorae adalah salah satu resto korea yang ada di Amplaz. Ada juga Michi Go *kalau belum tutup* sama PatbingSo. Gue belum nyoba Patbingso. Gue juga belum nyoba Kcon dan Boncon itu *ngelist untuk liburan berikutnya*.
Dari beberapa menu korea yang paling oke adalah Korean BBQ! Highly recommended! Tidak mengecewakan. Dua kali main panggang2an gak ada yang mengecewakan! Sama sekali! *duta BBQ*.
Meski mengeluarkan kocek yang lumayan bikin pedih *khusus Damar*. Sensasi makan di Seorae adalah yang terbaik! Rasa, tempat, dan suasananya oke banget buat makan! Cocok untuk yang baru kembali dari perantauan! *Yeee*.
Cekrek sambil manggang. Eksis!

Side dish. Ini baru mantab! Sesuai dengan harganya
Porsi untuk dua orang yang kayaknya bisa untuk berempat. Nasinya banyakin aja.
Cinta gitu sama Seorae

Nengok Ponakan

Sebagai immo yang budiman, gue ada scedule untuk menengok keponakan yang baru aja di-welcome-in ke dunia. Mbak April dan Widya melahirkan di masa liburan ini. Pertama kita njenguk Mbak April yang melahirkan di RSI dengan cara sesar karena posisi adek bayi yang agak riwueh. 
Ponakan satu ini gak bisa ditinggalin kalo cekrek mencekrek
Cekrek sama Hayu. Maaf poto sama yang melahirken agak gak syariah.
Full team ke Wonogiri menengok Laksa
Acara tengok menengok ini serasa reuni. Gue bisa ketemu sama temen2 kantor eks CP. Dalam keadaan yang insyaallah lebih baik. Gak ada drama dalam acara ini, kecuali pake acara muter2 sewaktu ke rumah Widya di Wonogiri. Sebenarnya gampang sih kalo lewat carrefour, tinggal lurus. Cuma gara-gara gue yang sok tau dan sok yakin jadinya agak berkelok2. 

Buber-Buberan

Buber. Buka Bersama. Gue semakin yakin gak cocok sama acara buber-buberan. Gue cuma dua kali buber dan hasilnya mengecewakan dari segi beribadah *ehem*. Ini murni pemikiran gue. Bukan nyalahin orang yang ngajakin buber atau gak ngebolehin buber, cuma gue aja yang susah ngatur diri sendiri dalam urusan salat. Pertama gue buber sama Monster. Gue cuma kebagian magrib. Tawarih lewat. Yang kedua sama aja. Sayang kan? Bisa sih tarawih di masjid terdekat, tapi kok males ya? *idih*. Makanya gue bertekad insyaallah kalau dipertemukan dengan Ramadan yang akan datang, gue gak mau meninggalkan salat magrib, isya, dan tarawih berjamaah! *prinsip*.
Buka pertama sama Afik dan Bekah. Bekah nganter gue ambil mukena di Putri dan sekaligus gue nyari sendal gunung yang mana cocok sama kontur Kalimantan! Kuat dan Kukuh! Afik menyusul karena ya tau sendiri. Doi ada rencana sendiri. Hisyam? Dia nganter mak-nya blenji muter mol. Mak lis? terlalu jauh, gaes! 
Asyiknya makan sama Afik itu adalah doi tahu bener kuliner oke itu mana aja. Elo bisa menemukan mentok kuah sama belut penyet yang murah dan sedap abis! Gak perlu booking2an. Langsung pesen!
Cekrek adalah a must!
Sambal kemangi sama sambelnya juara!!
Buber kedua bareng teman2 SMA diwarnai drama mau makan di mana. Bingung memilih resto atau kafe yang banyak menjamur di Klaten. Akhirnya drama diakhiri dengan keputusan Intan yang memilih Brix jadi tempat makan kita. Keputusan yang mengakibatkan Brix menjadi tempat paling tidak direkomendasikan sebagai tempat berbuka *bagi kami*. Kita cuma pesan tempat dan pesan makan mendadak waktu kita nyampe. Nyampenya sih beberapa detik sebelum bedug. Well done banget. Tindakan itu menyebabkan kita cuma minum. Gue doang yang bisa makan karena pesanan gue udah dateng sebelum akhirnya kita memutuskan untuk pindah ke lesehan aja. 
Numpang foto doang ini mah
Dan akhirnya cabut ke lesehan

Drama ala Klaten. Intan vs Darmo.

Lebaraan!

Dan waktu seperti biasa. Bermain curang ketika gue sangat menikmati hidup. Haha. Akhirnya takbir bergema! Alhamdulilah sampailah kita pada kemenangan! We are Winner!!! *sentimental bergema*. Semoga kita masih bisa bertemu dengan Ramadan tahun depan. AMIN.
Lebaran kali ini keluarga gue pake sasirangan warna ungu. Kata Ndika, sepupu gue kayak terong. *Iya, dik, elo mau di terong balado?*. Acara sungkem keluarga besar bapak kali ini disponsori oleh Mas HY. Tahun depan di rumah siapa? Gue gak tahu proses pengundian gara2 masih saja setia jadi petugas cuci piring. 
Cinta kami untuk kaliaaan!!
Sama DO eh Dito dan Dira
Semua suka selpi2an!
Zilla, Hana, dan Dito
Wefie!

Kisahnya Official pic of Lebaran 2016. Resmi amat ya kami
Please welcome: Dito and the girls

Meet up

Biasa kalau mudik itu salah satu agenda yang musti dan wajib dilakoni adalah meet up2-an sama temen. Gue yang temennya cuma segelintir aja merasakan kepeningan dalam hal membagi waktu. Ada sih waktu, tapi kok rasanya kurang aja. Di satu sisi gue pengen ngejogrok di rumah aja. Tapi di sisi lain kok sayang banget kalo gak hepi hepi hore hore menghabiskan uang ya?
Meet up pertama itu sama teman SMA. Akibat kegagalan sing a song sebelumnya, kami memutuskan segera menyalurkan hasrat jadi Raisa dan Tulus di Glow-nya Melly. Menjelang berangkat muncullah drama. Mobil Intan macet. Gak mau nyala. Dari abis Jumatan sampai jam setengah tiga kita kleleran nungguin mobilnya nyala. Mobil matic mah susah kalo udah mogok. Dan secara ajaib setelah sebelumnya kita rayu2 si matic sampai klenger, si matic langsung nyala selesai Intan menelepon bapaknya. Bener2 bikin emosi!
Rombongan yang sama minus Riyadi plus Mita dan Mbak Fajar
Makan mie ayam yang enak di Baki. Isi amunisi setelah tenaga terkuras abis nunggu mobil nyala.
Dan konser pun dimulai
Meet up kedua sama Saenah. Gue udah gak sabar ngelempari Sana pake sumpit! Gue masih dendam gara2 rencana pernikahan doi bukan di hari libur. Gue dendam banget! Dendam gue menjadi drama ketika Sana telepon Tari. Mengadu bahwasanya gue ngambeg sama doi. Dasar pengadu! Gue gak BBM Gak WA, bahkan gak aktif di grup. Drama yang hanya terkalahkan oleh sinetronnya mas boy. Namun, niat untuk menusuk2 Sana dengan sumpit menjadi antiklimaks karena  begitu gue ketemu Sana, gue dan Sana sama2 mewek. Tapi tetep sih tangan gue sambil narik2 jilbab dia. 
Senyum setelah mewek. Cekrek sambil menunggu perwakilan dari Karanganyar
Menunggu ustaz untuk memberi hidayah *di ruangan gelap seperti itu? minta dibinasakan ya??*

Nungguin makanan di food court baru Solo Square
Menu yang gue pesan. Asin biangeet! Baah! Mana mahal
Meet up ketiga bareng Monster. Rencana awal sih indah banget. Ke Jogja Ba-lah, ke Cimory-lah, ke Semarang-lah, dan akhirnya kita berakhir dengan mengantar Bekah nyari baju buat acara lamaran dia. Lanjut mengasah kemampuan menyanyi *lagi* dan terakhir makan di Phuket. Lagi-lagi fokus di Mol. Mana pake kena semprotan Afik lagi. Doi bete banget karena bahasan kita dari yang dia berangkat sampai pulang kerja masih berpusar pada kita ke Jogja motoran atau mobilan. Berangkat bareng atau ada yang mau nyusul. Setelah semprotan Afik yang gak beda dari semprotan CEO SM, sepakatlah kita untuk berangkat pake motor sampai rumah Hisam kemudian lanjut pake mobil dengan dinahkodai Hisam! *prook prook*. 
Seperti biasa, acara hepi hepi diawali dengan sarapan bareng. Berdasarkan rekomendasi dari Bekah, kita sarapan di Soto Sor Pelem. Di sinilah TKP Bekah menghabiskan 3 mendoan dan Afik 2 porsi nasi. Luar biasa sekali memang kalian. Kapan coba menghabiskan mendoan tiga entu?
Setelah nyobain kaftan gamis whatever itu Bekah menjatuhkan pilihan ke atasan berbahan sifon.
Foto grup di mana? Yees, di Mol.
Minus mbak Lis yang kebelet pipis
Bekah selalu bersedia mengorbankan dirinya sendiri dengan berada di garda depan

I love u full beek!!!
Urineun Monster-eoyo!

Meet up keempat bersama Fina ahjumma yang lagi demen sama Micky Youchun. Yang bersedia dikekep oleh Micky meski mas Micky full keringat. Meet up sama Mbak Fina malah berlangsung dua kali. Ya secara rumahnya paling deket. Pertama kita ke Seoul Kitchen di Klaten. Kita makan sama Mas Jong Ki *hahaha*.
Chicken wings
Ini yang kalian sebut odeng?? Ini mah otak2 tempura abal2!
Gue sama Mbak Fina kecewa berat. Menu yang kita pesan gak terlalu oke. Membuat kita kecewa dan ingin mendekap erat mas Jong Ki.
Setelah mendekap mas Jong Ki aku merasa lebih baik.
Meski makan sama mas JongKi kalo menu biasa tetep aja biasa
Menghibur diri dengan berbagai properti lucu
Untung ada dua kesayangan ini. Kalau gak gue udah pasti tantrum!
Say i do,Kyu! I DO!
Karena kecewa dengan meet up pertama itulah, Mbak Fina ngajakin gue ke salah satu tempat baru lagi di Klaten. Namanya apa ya? Lupa gue. Haha. Pokoknya yang menyajikan gelato sama sorbet abal2. Orang es krim biasa dibilang gelato. Bikin emosi aja. Untung tempatnya oke. Kapanlah kita ke sana, Kyu :)
Aku setuju kalau rumah kita ada kayak beginiannya, Kyu. Aku akan semakin cinta padamu! Haha.
Kencan sama Mbak Fina. Hayu ditinggal. Mama yang bijaksana.
Nasi hainan dan chicken teriyaki atau apa ya itu? Rasanya? Biasa aja.
Mencari obat untuk kekecewaan kemarin tapi akhirnya berakhir kekecewaan juga. Awalnya kita mau ke Seorae, cuma karena scedule tight gue akhirnya cuma di Klaten aja yang kuliner. Pengalaman emang gak selamanya oke. Kita berdua sepakat bahwa mashed potatoes di Oh La Vita tetap yang terbaik! 

Yang terbaik

Dari semua acara di Mudik 2016 ini, hal yang paling indah adalah ketika sama keluarga. Gue merasa mau sebulan setahun-pun akan terasa kurang ketika sama keluarga. 
Di moment mudik 2016 ini juga berbarengan dengan ultah gue. Gue dapat dua kue. Satu dari Empit dan satunya dari Damar. Doa untuk ultah gue kali ini terekam dalam video yang gue rekam di ponsel. Semoga Allah SWT meng-amin-kan semua doa kalian, teman, bapak, ibu, damar. Amin. Gue mah juga bisanya cuma pasrah mnyetujui amin kalian. Haha.
Nungguin bapak nge-MC sambil makan adalah ide brilian!

Si Biru dari Mpit
Noona ddo saranghaeyo
Alhamdulillah untuk semua rahmat-Mu ya Allah. Mohon kabulkan doa orang baik yang dengan baiknya mendoakan hambamu ini ya Allah. Kasian kalo doa tulus mereka belum dikabulkan *yee, maunyaa*. I love u very full! Thanks for all. Saranghaeyo! Saranghamnida! 
Last. Berdasarkan pengalaman nikahan sepupu, hendaknya acara pernikahan itu diringkas. Haha. Apaan gue nih.   

Beda emang kalo yang motret Anisa. Berasa unyu sekali.

Really the last

This song is for u Cho Kyuhyun *nyempetin fangirling-an*

"I Really Like You"

I really wanna stop
But I just got the taste for it
I feel like I could fly with the boy on the moon
So honey hold my hand, you like making me wait for it
I feel like I could die walking up to the room, oh yeah

Late night, watching television
But how'd we get in this position?
It's way too soon, I know this isn't love
But I need to tell you something

I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?
I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

Oh, did I say too much?
I'm so in my head
When we're out of touch
I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

It's like everything you say is a sweet revelation
All I wanna do is get into your head
Yeah we could stay alone, you and me, in this temptation
Sipping on your lips, hanging on by thread, baby

Late night, watching television
But how'd we get in this position?
It's way too soon, I know this isn't love
But I need to tell you something

I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?
I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

Oh, did I say too much?
I'm so in my head
When we're out of touch (When we're out of touch)
I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

Who gave you eyes like that?
Said you could keep them?
I don't know how to act
Or if I should be leaving
I'm running out of time
Going out of my mind
I need to tell you something
Yeah, I need to tell you something

(YEAAAAAAH!) I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?
I really really really really really really like you (Oh, oh, ohh!)
And I want you. Do you want me? Do you want me too? (Do you want me, too?)

Oh, did I say too much? (Did I say too much?)
I'm so in my head (I'm so in my head)
When we're out of touch (When we're out of touch!)
I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

(YEAAAAAAH!) I really really really really really really like you
And I want you. Do you want me? Do you want me too? (Yeah, I need to tell you something)
I really really really really really really like you (Oh, yeah!)
And I want you. Do you want me? Do you want me too?

Salam super minta digampar :)